Wednesday, November 27, 2013

Dream to Responsibility

Berikan ruangan untuk pojok pemikiran ini, berikan pemikiran itu intensitas fokus yang cukup untuk hening dan diam. Akan masuk sebuah perintah untuk kita mencari jawaban “Apakah mimpimu ?” . Jawaban yang kita cari tak akan jauh , karena mimpi adalah apa yang menjadi motivasi bagi kita sendiri, yang ingin kita genggam dengan tangan kita sendiri, yang ingin kita buktikan untuk semua orang. Mimpi adalah tujuan , mimpi adalah titik-titik pencapaian untuk kita dengan suatu niat yang kuat. Mimpi bisa dmulai dengan angan-angan , mimpi juga membutuhkan pondasi untuk terus menopang  menuju ketercapaiannya. Kita bermimpi karena dari suatu keinginan , bisa dari faktor banyak hal . Dari segala apa yang kita alami juga akan mempengaruhi mimpi yang kita ingin capai.  Sebenarnya , apa tujuan impian ? Ayo kita diskusi bersama .
Sebelum kita bermimpi, ada pendorong kecil dari dasar untuk melakukan atau pun bertindak yang menjadi modal kita untuk bermimpi. Mimpi adalah nilai yang besar untuk kita sendiri. Tentu nilai besar itu akan menjadi suatu tanggung jawab , yang secara tidak sadar kita ambil dan kita jalani. Kita berimpi untuk sebuah tujuan , dan alasan untuk melakukan segala sesuatu adalah karena kita mempunyai tujuan yang kita anggap penting , yang kita rasa bahwa hal tersebut adalah jalan yang harus kita raih. Dari segala latar belakang yang menjadikan mimpi tersebut terbentuk , ada hal yang akan menjadi media untuk pencapaian dari mimpi tersebut , yaitu tanggungjawab. Tanggungjawab adalah jawaban dari rasa syukur kepada nikmat yang diberikan, nilai yang kita genggam untuk diwujudkan. Saat kita memegang teguh suatu tanggungjawab, maka yang lainnya akan terbentuk dari kita. Fokus , niat , keikhlasan, motivasi dan lain-lain akan menjadi hadiah dari tanggung jawab itu sendiri. Bayangkan untuk kita sendiri, jika kita bertanggung jawab atas  diri kita , bahwa kita bermimpi untuk menjadikan diri menjadi lebih baik , menjadi yang bisa dibanggakan dan dapat diandalkan, maka akan muncul motivasi untuk mencapai hal-hal tersebut. Motivasi-motivasi yang bersatu menjadi tanggung jawab yang harus kita jaga dan kita laksanakan. Jadi tanggung jawab itu seperti amanah , amanah untuk kita sendiri . Jadikan kita manusia yang bertanggung jawab , yang memantaskan dirinya untuk menjadi sebuah pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.
Segala pemberian dari Yang Kuasa tidak akan pernah kita bisa atur dan kita judge bahwa karunia itu baik atau buruk untuk kita. Yang kita dapatkan itulah yang terbaik, yang terpenting adalah kita yang harusnya melakukan/memberikan yang lebih baik. Dengan menjadikan diri kita sebagai pribadi yang bertanggung jawab, setidaknya untuk diri kita sendiri, niscaya bahwa mimpi , harapan , keinginan yang tinggi sekalipun , akan menjadi cahaya di ujung lorong gelap.

Pada akhirnya tanggung jawab akan memantaskan diri kita , mengarahkan kita menjadi pribadi dengan tujuan yang bermanfaat. 

0 comments:

Post a Comment

 

First Thing First Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template