Berikan ruangan
untuk pojok pemikiran ini, berikan pemikiran itu intensitas fokus yang cukup
untuk hening dan diam. Akan masuk sebuah perintah untuk kita mencari jawaban
“Apakah mimpimu ?” . Jawaban yang kita cari tak akan jauh , karena mimpi adalah
apa yang menjadi motivasi bagi kita sendiri, yang ingin kita genggam dengan
tangan kita sendiri, yang ingin kita buktikan untuk semua orang. Mimpi adalah
tujuan , mimpi adalah titik-titik pencapaian untuk kita dengan suatu niat yang
kuat. Mimpi bisa dmulai dengan angan-angan , mimpi juga membutuhkan pondasi
untuk terus menopang menuju
ketercapaiannya. Kita bermimpi karena dari suatu keinginan , bisa dari faktor
banyak hal . Dari segala apa yang kita alami juga akan mempengaruhi mimpi yang
kita ingin capai. Sebenarnya , apa
tujuan impian ? Ayo kita diskusi bersama .
Sebelum kita
bermimpi, ada pendorong kecil dari dasar untuk melakukan atau pun bertindak
yang menjadi modal kita untuk bermimpi. Mimpi adalah nilai yang besar untuk
kita sendiri. Tentu nilai besar itu akan menjadi suatu tanggung jawab , yang
secara tidak sadar kita ambil dan kita jalani. Kita berimpi untuk sebuah tujuan
, dan alasan untuk melakukan segala sesuatu adalah karena kita mempunyai tujuan
yang kita anggap penting , yang kita rasa bahwa hal tersebut adalah jalan yang
harus kita raih. Dari segala latar belakang yang menjadikan mimpi tersebut
terbentuk , ada hal yang akan menjadi media untuk pencapaian dari mimpi
tersebut , yaitu tanggungjawab. Tanggungjawab adalah jawaban dari rasa syukur
kepada nikmat yang diberikan, nilai yang kita genggam untuk diwujudkan. Saat
kita memegang teguh suatu tanggungjawab, maka yang lainnya akan terbentuk dari
kita. Fokus , niat , keikhlasan, motivasi dan lain-lain akan menjadi hadiah
dari tanggung jawab itu sendiri. Bayangkan untuk kita sendiri, jika kita
bertanggung jawab atas diri kita , bahwa
kita bermimpi untuk menjadikan diri menjadi lebih baik , menjadi yang bisa
dibanggakan dan dapat diandalkan, maka akan muncul motivasi untuk mencapai
hal-hal tersebut. Motivasi-motivasi yang bersatu menjadi tanggung jawab yang
harus kita jaga dan kita laksanakan. Jadi tanggung jawab itu seperti amanah ,
amanah untuk kita sendiri . Jadikan kita manusia yang bertanggung jawab , yang
memantaskan dirinya untuk menjadi sebuah pribadi yang bermanfaat bagi orang
lain.
Segala
pemberian dari Yang Kuasa tidak akan pernah kita bisa atur dan kita judge bahwa
karunia itu baik atau buruk untuk kita. Yang kita dapatkan itulah yang terbaik,
yang terpenting adalah kita yang harusnya melakukan/memberikan yang lebih baik.
Dengan menjadikan diri kita sebagai pribadi yang bertanggung jawab, setidaknya
untuk diri kita sendiri, niscaya bahwa mimpi , harapan , keinginan yang tinggi
sekalipun , akan menjadi cahaya di ujung lorong gelap.
Pada akhirnya
tanggung jawab akan memantaskan diri kita , mengarahkan kita menjadi pribadi
dengan tujuan yang bermanfaat.

0 comments:
Post a Comment