"Pemenang itu adalah seseorang yang mempunyai cita-cita"
[The Winner is ...]
Part. I Close to God
Hidup itu hanya
sekali . Bahwa ketika kita lahir kedunia ini adalah suatu anugerah yang harus
kita pertanggung jawabkan. Kita ada didunia ini adalah bukan pilihan melainkan
pembuktian dan sebuah tugas . Pembuktian untuk diri kita akan kembali ke
asalnya dengan keadaan yang bersih saat kita didatangkan ke dunia ini dan
sebuah tugas untuk mempertanggung jawabkan itu serta dengan melakukan kebaikan
selama kita ada.
Hidup bukan hanya sekedar “ hidup “.
Akankah lebih “hidup” saat kita mempunyai tujuan. Tujuan yang ingin kita kejar
dan capai? . Seperti banyak orang bilang hidup itu pilihan , tapi lebih penting
saat kita memilih apa yang kita akan lakukan
untuk kehidupan yang singkat ini. Anugerah hidup yang kita jalani ini
bukan untuk sesuatu yang sia-sia, melainkan untuk bekal kita untuk sesuatu yang
kekal. Semua ini berasal dari Yang Maha Esa. Apapun pilihan kita , apapun
tujuan kita , apapun yang kita putuskan , alangkah baiknya semuanya adalah untuk-Nya.
Karena pada dasarnya kita ada untuk-Nya dan kembali untuk-Nya.
Kita sudah mempunyai tujuan dan kita dalam
perjalanan untuk mencapi tujuan tersebut. Tentu saja setiap jalan yang kita
pilih dan kita jalani akan mengalami berbagai situasi . Dan yang terjadi pun
tidak bisa kita hindari ataupun kita sesali, kuncinya adalah hadapi dan menangkan
apapun yang menimpa kita . Kita kuat , kita yakin akan Tuhan , adalah sebuah
senjata terkuat kita untuk bisa menjalani apapun. Karena hakikatnya segala
apapun didunia datangnya dari Sang Pencipta . Tuhan memberikan kita cobaan pada
hidup kita untuk suatu pembelajaran. Anggaplah setiap situasi yang kita hadapi
adalah sebuah kertas kosong , apapun yang kita tulis di atasnya adalah sebuah
pertanggung jawabkan. Hasilnya adalah kertas pembelajaran bagi kita dimana kita
harus lebih baik dari sebelumnya. Yang menilai kita serahkan kepada Sang
Pencipta Yang Maha Tahu.
Keyakinan kita
kepada Tuhan adalah penentu arah tujuan kita , kemana kita akan melangkah dan
kemudian sampai. Setiap langkah kita
niatkan untuk beribadah untuk-Nya , maka kita akan sampai dimana sudah
terencana oleh-Nya , dimana rencana itu lah yang sebaik-baiknya rencana ,
adalah tujuan sebaik-baiknya tujuan.
0 comments:
Post a Comment