Saturday, December 7, 2013

Let yourself to be The Winner

"Pemenang itu adalah seseorang yang mempunyai cita-cita"

[The Winner is ...] 

Part. I Close to God

Hidup itu hanya sekali . Bahwa ketika kita lahir kedunia ini adalah suatu anugerah yang harus kita pertanggung jawabkan. Kita ada didunia ini adalah bukan pilihan melainkan pembuktian dan sebuah tugas . Pembuktian untuk diri kita akan kembali ke asalnya dengan keadaan yang bersih saat kita didatangkan ke dunia ini dan sebuah tugas untuk mempertanggung jawabkan itu serta dengan melakukan kebaikan selama kita ada.  
Hidup bukan hanya sekedar “ hidup “. Akankah lebih “hidup” saat kita mempunyai tujuan. Tujuan yang ingin kita kejar dan capai? . Seperti banyak orang bilang hidup itu pilihan , tapi lebih penting saat kita memilih apa yang kita akan lakukan  untuk kehidupan yang singkat ini. Anugerah hidup yang kita jalani ini bukan untuk sesuatu yang sia-sia, melainkan untuk bekal kita untuk sesuatu yang kekal. Semua ini berasal dari Yang Maha Esa. Apapun pilihan kita , apapun tujuan kita , apapun yang kita putuskan ,  alangkah baiknya semuanya adalah untuk-Nya. Karena pada dasarnya kita ada untuk-Nya dan kembali untuk-Nya.
 Kita sudah mempunyai tujuan dan kita dalam perjalanan untuk mencapi tujuan tersebut. Tentu saja setiap jalan yang kita pilih dan kita jalani akan mengalami berbagai situasi . Dan yang terjadi pun tidak bisa kita hindari ataupun kita sesali, kuncinya adalah hadapi dan menangkan apapun yang menimpa kita . Kita kuat , kita yakin akan Tuhan , adalah sebuah senjata terkuat kita untuk bisa menjalani apapun. Karena hakikatnya segala apapun didunia datangnya dari Sang Pencipta . Tuhan memberikan kita cobaan pada hidup kita untuk suatu pembelajaran. Anggaplah setiap situasi yang kita hadapi adalah sebuah kertas kosong , apapun yang kita tulis di atasnya adalah sebuah pertanggung jawabkan. Hasilnya adalah kertas pembelajaran bagi kita dimana kita harus lebih baik dari sebelumnya. Yang menilai kita serahkan kepada Sang Pencipta Yang Maha Tahu.


Keyakinan kita kepada Tuhan adalah penentu arah tujuan kita , kemana kita akan melangkah dan kemudian sampai. Setiap langkah kita niatkan untuk beribadah untuk-Nya , maka kita akan sampai dimana sudah terencana oleh-Nya , dimana rencana itu lah yang sebaik-baiknya rencana , adalah tujuan sebaik-baiknya tujuan.

0 comments:

Post a Comment

 

First Thing First Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template